Menjadi Pendidik Di desa Setapuk
Kecil
Saya ingin membagi pengalaman saya
saat saya menjadi pengajar di sebuah desa kecil yang berada di daerah
Singkawang Utara di Kalimantan Barat. Saya diberi tugas untuk menjadi guru
sekolah dasar bagi siswa – siswa di sana yang tidak mampu. Di sana saya di
tempatkan menjadi wali kelas (kelas 3 sd). Saya akan menceritakan bagaimana
sangat berbedanya menjadi seorang guru di dareah yang sangat terpencil dan jauh
dari dari mana – mana.
- Letak Geografis
terletak di wilayah khatulistiwa
dengan koordinat di antara 0°44’55,85” - 1°01’21,51"LS
108°051’47,6”-109°010’19”BT Batas-batas wilayahnya adalah :
-
Timur
: Kecamatan Samalantan , Kabupaten Bengkayang
-
Utara
: Kelurahan Naram, Kelurahan Sei Bulan
-
Selatan
: Sagatani
-
Barat
: Kelurahan Tengah
- Suku Di Setapuk Kecil
Suku atau penduduk yang menempati
daerah Setapuk Kecil banyak dari suku Dayak, Melayu dan Tio Ciu, wajah – wajah
cina dan melayu sperti umumnya akan dapat ditemukan di daerah ini, dimana saya
akan mengajar mereka. Singkawang adalah daerah yang cukup bbanyak mempunyai
daerah tambang.
Namun sangat mengherankan, di tempat
yang seharusnya punya penduduk asli yang berkecukupan dan punya pekejaan
modern, sangat sedikit sekali, erkecuali dari orang pendatang yang bisa
dibilang sukse di bandin orang pribuminya
- Mata Pencaharian
Mata pencaharian penduduk Kabupaten
Sambas bervariasi antara lain : di bidang Angkutan 2,10 %, jasa 5,5 %, Industri
dan Perdagangan 8,10 %, Pertanian 80 %, lain-lain 7,28 %.
- Rencana Kerja
Di Desa Setapuk Kecil ini, saya
sangat suka dengan ligkungannya , masih hijau bersih, dan jauh dari polusi dan
juga jauh dari hiruk – pikuk yang ada. Menjadi seorang guru sekolah dasar
sebenarnya susah – susah gampang, apalagi yang saya akan didik adalah anak –
anak dari suku pribumi yang masih buta pengetahuan, ini akan menjadi tantangan
tersendiri bagi saya, supaya bisa mengintimkan keberadaan saya ke dalam
lingkungan sekirtar dan sekolah, apalagi saya harus bisa mengajarkan bagaimana
berbahasa Indonesia yang baik dan benar kepada mereka
Karena masalah utama yang dihapi
adalah bahasa , tentu saya mengajar pelajaran Bahasa Indonesia, dari sini tidak
mungkin merka akan fasih langsung berbicara bahasa Indonesia , disini saya
mencoba mengajar seperti halnya mengajar anakTK, berhitung mulai dari yang
pelajaran unutk anak TK, menurut saya metode seperti itu akan mudah di serap
oleh anak. disini, terlebih saya akan menambah pengetahuan tentang lagu – lagu
kebangsaan yang mudah dihafal, menambah pelajaran dengan menyanyi agar lebih
mengasyikan bagi mereka,
Jika merka (pihak pemerintah) telah menyediakan sebuah gedung unutk sekolah
, yang akan saya terapkan adalah tidak setiap hari ana – anak akn belajar di
dalam gedung, mereka pun butuh alam luas unutk belajar agar pikiran mereka bisa
segar dan terinspirasi dair lingkungan sekitar.
- Harapan
Karena pekerjaan saya mencerdaskan
bangsa ini, saya akan berharap kelak anak – anak ini bisa meneruskan
pendidikannya sampai tinggi, itu adalah harapan pribadi saya, tapi dengan
keadaan mereka yang pas – pasan dari segala kemungkinan, menjadi rakyat yang
baik mempunyai kepandaian dalam berbaur dan berani mencari pekerjaan di luar
lingkungannya mungin akan membantu saudara
sadaranya di dalam desa, agar mereka pun tidak tergilas oleh zaman yang semakin
bersaing, maka dari itu mereka harus mempertahankan tempat tinggal mereka dan
menjadi maju seperti rakyat modern kebanyakan, saya berharap kelak jika suatu
hari say adatang lagi kesini saya ingin sekali melihat desa ini berubah,
menjadi lebih pandai, dan lebih berakhlak dan lebih berpengetahuan tentan
mengatur kehidupan mereka dan rakyat mereka kelak mereka dewas
Saya berharap saya menetap di sini
untuk mengajar akan membawa kenagna bersama anak – anak didik saya, menjelajah
hutan belajar di tengah hutan yang luas, mengeksploitasi hewan dan tumbuhan
unik disana, akan membawa kenangan bagi saya pribadi
Saya sangat menikmati pekerjaan ini,
dan mengajar seseorang dari nol dan berharap pada mereka menjadi insane yang
cerdas, adalah sebuah kenikmatan tersendiri bagi saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar